Segala mcam ilmu kepencintaalaman itu nantinya akan bermuara pada konservasi. Jangan terjebak naik gunung. Inti dari kepencintaalaman adalah berbagi untuk sesama. Salam Lestari

Kelor di punjak Raung Sejati | Segala macam ilmu kepencintaalaman akan bermuara pada konservasi. Inti dari pencinta alam adalah berbagi untuk bumi dan seluruh isinya. Salam Lestari!!!

Entah bagaimana awalnya saya mengenal sosok perempuan lincah ini. Suatu ketika, di penghujung tahun 2009 saya mengunjungi sebuah sekretariat PA Mahadipa. Rencana awal kesana adalah untuk ngopi. Waktu itu saya dan suami belum menikah. Iseng kami membuka beberapa file foto dies natalis yang diselenggarakan oleh Mahadipa. Tiba pada satu foto, saya dan suami tercengang. Pandangan kami bertumpu pada sosok gadis yang sedang makan bersama dengan beberapa kawan pencinta alam lainnya.

“Mas, kok rasanya saya ingin kenal lebih dekat dengan cewek yang ada di foto itu ya?”

“Kenapa?”

“Saya nggak tau alasannya Mas, hehe.”

Saya sendiri bingung dengan permintaan yang tak punya alasan. Tapi Mas Hakim langsung menyanggupi untuk mencari sosok gadis yang ada di foto tersebut. Pencarian dicari dengan jalur apapun. Baik lewat dunia maya maupun nyata. Akhirnya sampailah pada hasil yang sangat memuaskan. Indana Putri Ramadhani, adalah nama lengkapnya. Namun kebanyakan teman pencinta alam memanggilnya Kelor.

Perjumpaan kami waktu itu ketika mengunjungi sebuah expo yang diselenggarakan oleh FTP Unej, tempat kuliah si Kelor. Kebetulan Khatulistiwa (organisasi PA yg Kelor ikuti) juga mengadakan pameran. Dari sanalah perkenalan dimulai. Kelor adalah sosok yang manis dan tomboi. Kala itu saya senang sekali bisa berkenalan dengannya. Dari sana mulai berlanjut pertemuan-pertemuan selanjutnya. Hingga tanpa saya sadari Kelor sudah seperti adik sendiri.

Ketika Kelor kelayapan tengah malam saya ngamuk-ngamuk. Ada cowok yang usil, saya marah. Ia hanya menaggapinya dengan cengar-cengir. Entahlah, bagi saya Kelor berbeda. Tomboi namun suka mewek dan berharap sesuatu yang romantis pada cowoknya. Saya tahu, sudah beberapa kali kehidupan asmaranya kandas. Namun itu tak membuatnya berhenti berceloteh. Tak merenggut kebahagiaannya. Ia selalu kocak, meskipun dalam hatinya meringis. Tapi, ada juga sih masa-masa galau yang sudah kronis. Sebegitu parahnya, ia bisa sampai update status setiap menit. Itu berarti Kelor sedang galau, marah, kesal, dan sebagainya. Semuanya bisa kena imbas kalau dia sedang marah. Mulai dari vespa mogok sampai penjual nasi bungkus yang melayani pelanggannya dengan lambat pasti akan dengan mudahnya kena imbas kemarahanmu. Itu, kamu banget Lor, haha.

Beberapa kali tak sukses dalam hal asmara, seringkali membuat saya tak rela bila ia terlalu dekat dengan cowok yang tak pernah punya keinginan serius dengannya. Sejujurnya, ini alasan kenapa setiap cowok yang dikenalkan selalu saya sambut dengan judes. Lebih parahnya lagi, bahkan membuat si cowok ilfil hanya dengan menunjukkan foto waktu Kelor tidur. Sebagai catatan, ia tidurnya gak karuan. Dijamin yang lihat bakalan ilfil. Sebenarnya ini saya lakukan karena saya tahu, Kelor akan terluka lagi. Sebenarnya saya tahu, kalau si cowok tak pernah serius sama Kelor.

Percayalah, Kelor akan lebih cantik kalau foto seperti ini daripada foto pethakilan dan kelihatan giginya :P

Percayalah, Kelor akan lebih cantik kalau foto seperti ini daripada foto pethakilan dan kelihatan giginya 😛

Suatu hari Kelor pernah bercerita bahwa 27 Maret adalah hari pelangi. Ia mendapatkan cerita dari Pak Budi, salah satu jagawana di Taman Nasional Meru Betiri. Sepertinya cocok sekali dengan karakter yang terlahir pada tanggal tersebut. Pelangi adalah simbol kekuatan yang muncul setelah hujan. Bukan kekuatan yang keras, tapi kekuatan yang indah dengan banyak warna. Warna disini melambangkan sifat keterbukaanmu kepada siapa saja. Kadang sempat mengkhawatirkan, karena takut ada yang memanfaatkan. Kemunculan Kelor selalu disambut ceria oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kamu boleh mengutuk rasanya sakit hati, tapi jangan lupa bahwa itu adalah utusan Tuhan. Jangan pernah lupa atas skenario indah yang sudah disiapkan Tuhan. Adakalanya Tuhan memang mempertemukan kita dengan orang yang tidak tepat untuk mengantarkan kita pada orang yang tepat. Akan ada banyak ujian dan rasa sakit yang kita lewati untuk memantapkan hati pada satu pilihan. Adakalanya Tuhan menguji komitmen kita, untuk menyiapkan ke jenjang yang lebih indah. Percayalah, Tuhan tahu apa yang kita butuhkan.

Sekarang adalah hari pelangi, bersamaan dengan lahirnya seorang perempuan ceria yang kini berusia 22 tahun. Selamat hari pelangi. Selamat hari lahir, semoga senantiasa bahagia. Dalam hidup, cita, keluarga, cinta, sehat, rizki dan lingkungan. Jangan pernah merasa tua, karena usia dunia masih jauh lebih tua. Jangan merasa ditinggalkan hanya karena banyak teman seangkatan yg sudah lulus. Jangan pernah terpuruk ketika tersakiti. Kelor adalah pelangi, kekuatan yang datang selepas hujan dan badai. Semangat!

Salam Lestari,

@apikecil

Iklan