Awalnya saya memiliki beberapa rumah di berbagai jasa penyedia blog. Aktifitas ngeblog pun melulu seperti itu saja. Menulis dan kemudian selesai sudah. Hanya sebatas menulis. Ibaratnya memindahkan sebuah ide tulisan ke dalam sebuah kertas kosong, kemudian menyimpannya di bawah bantal. Ya, hanya seperti itu saja. Blog semakin bertambah, namun tak ada kemajuan sedikitpun. Kadang menuliskan cerpen, puisi, tulisan asal, curhatan, bahkan umpatan sekalipun.

Beberapa blog tersebut awalnya lahir atas waktu senggang saya ketika masih bekerja di warnet. Bingung mau ngapain, akhirnya buat blog. Setelah resign dari warnet, saya bekerja sebagai jurnalis daerah. Lagi lagi terjun di dunia menulis. Kalau awalnya menulis hanya karena iseng, kali ini tuntutannya lebih berat. Karena menulis sebuah berita, memang tak semudah yang saya bayangkan. Waktu sebagian besar dihabiskan di jalan, apalagi kalau ada reportase dadakan. Akhirnya, beberapa blog yang tadinya terawat pun akhirnya terbengkelai. Kadang saya mengisinya dengan berita berita yang saya tulis.

Merasa ada yang kurang atas aktifitas tersebut (baca jenuh), akhirnya saya membuat blog baru lagi. Dengan tanpa mengesampingkan blog yang lain. Yang ada di pikiran saya waktu itu, ingin refresh dengan menulis puisi, cerpen, dan beberapa essay lifestyle. Karena mungkin saya bosan dengan keseharian menulis berita,hehehe. Sebenarnya niat ini terpantik karena pacar (sekarang suami) juga membuat blog baru. Akhirnya, lahirlah apikecil ini. Dengan harapan selalu menjaga semangat saya untuk selalu menulis.

Setelah beberapa saat blog ini berjalan, saya menemukan sebuah sensasi yang luar biasa. Entahlah, saya tak tahu dari mana semua ini berawal. Waktu itu pacar memberitahukan pada saya sebuah kontes yang unik. Wah, ini pengalaman baru buat saya. Akhirnya saya merapat ke BlogCamp (blog tempat terselenggaranya kontes tersebut). Pemilik blog tersebut biasa disebut Pakdhe Cholik oleh beberapa kawan blogger.

Kuis yang saya ikuti pertama kali adalah Kuis Lagak dan Lagu. Kuis yang mengapresiasikan lirik lagu dengan foto. Ah, unik sekali kuisnya. Akhirnya saya nekat ikutan. Namanya juga baru pertama ikutan kuis, saya sampai mendaftarkan 3 foto karena ada dua foto sebelumnya dianggap tidak cocok dengan syarat kontesnya. Alhamdulillah, foto ketiga tersebut diterima oleh Pakdhe. Dan hasilnya, saya menang kategori khusus di kontes tersebut. Menangnya di Kategori Menur Pantang Mundur, alasannya karena saya pantang menyerah dalam ndaftarin foto,hahahah. Itu adalah kontes pertama yang saya ikuti dan menang di kategori khusus. Saya sampai loncat loncat baca pengumumannya.

Berawal dari sanalah semangat ngeblog saya meningkat. Saya menemukan sesuatu yang baru di dunia ngeblog. Kalau dulu hanya sekedar menulis, sekarang sudah lebih dari itu. Dari sosok Pakdhe saya belajar bagaimana bersilaturahmi di dunia maya, berbagi rejeki, melihat dan menempatkan suasana, serta menghargai semua kalangan. Saya menikmati alur lalu lintas yang berseliweran di markas maya Pakdhe Cholik. Dari sana juga saya mulai berkenalan dengan beberapa kawan blogger dan beberapa kontes. Sungguh sesuatu yang luar biasa, dan ini lebih daripada kegiatan menulis biasa.

Saya semakin mengenal sosok Pakdhe yang penuh sahaja, ketika beliau hadir di penikahan saya. Waktu itu, kehadirannya didampingi oleh Budhe Ipung yang sederhana dan anggun. Ah, sebuah kehormatan yang luar biasa. Wow, inikah yang dinamakan kopdar? Tapi sensasi yang saya rasakan lebih dari kopdar. Hmm, rasanya saya tak pernah menemukan sebuah kalimat yang tepat untuk mendeskripsikannya.

Sekarang adalah hari kedua di tahun ketiga untuk BlogCamp, markas Pakdhe Cholik di dunia maya. Markas dimana saya juga ikut merapat di dalamnya. Markas yang memberi pelajaran tanpa menggurui. Markas yang selalu membuat saya ingin tahu kabarnya setiap saat. Dan markas yang membuat saya mengerti, bahwa persahabatan itu tak terbatas ruang dan waktu. BlogCamp, semoga nyalamu selalu menghangatkan dan bermanfaat bagi kami semua. Dirgahayu BlogCamp..

*****

Secangkir Kopi dan Sekotak Biscuit Untuk BlogCamp

Secangkir Kopi dan Sekotak Biscuit Untuk BlogCamp

Teriring doa dan harapan termanis untuk BlogCamp, bersama ini saya sertakan juga secangkir kopi rindu dan sekotak biscuit. Semoga bisa menjadi hidangan pembuka di hari kedua pada tahun ketiga berdirinya BlogCamp. Selamat menikmati… 🙂

Iklan